SOKOGURU - Harga emas terkini kembali menjadi sorotan para investor dan peminat logam mulia.
Hari ini, Senin, 14 Juli 2025, harga beli emas Antam berada di angka Rp1.792.000 per gram, sedangkan harga jualnya tercatat sebesar Rp1.749.000 per gram.
Fluktuasi harga ini menjadi pertimbangan penting, terutama bagi masyarakat yang aktif memantau harga Antam hari ini sebagai acuan untuk mengambil keputusan investasi jangka pendek maupun panjang.
Baca Juga:
Untuk pecahan 1 gram emas bersertifikat Antam CertiEye tahun 2025–2024, harga beli mencapai Rp2.041.000, sementara harga jualnya Rp1.810.000.
Perbedaan mencolok terlihat pada emas keluaran tahun sebelumnya seperti 2023 hingga 2018, yang dijual dengan harga lebih rendah, yakni Rp1.749.000 hingga Rp1.682.000 per gram.
Data ini mempertegas bahwa tahun produksi berpengaruh pada nilai jual emas fisik, khususnya bagi investor yang mengandalkan logam mulia sebagai aset lindung nilai (hedging asset).
Menurut analis pasar logam mulia, waktu terbaik untuk menjual emas adalah saat harga jual menyentuh titik tertinggi dalam tren mingguan atau bulanan.
Oleh karena itu, penting bagi investor untuk memantau pergerakan harga emas secara berkala guna menentukan kapan waktu jual emas yang paling menguntungkan.
Selain memperhatikan waktu, keaslian dan kondisi fisik emas juga sangat mempengaruhi harga jual.
Harga berlaku hanya jika emas fisik dalam keadaan baik dan bersertifikat resmi, seperti Antam CertiEye.
Baca Juga:
Karena itu, menyimpan emas dalam kondisi optimal menjadi langkah strategis agar nilai jual tetap tinggi.
Dengan informasi lengkap ini, para pengikut perkembangan ekonomi dapat mempertimbangkan strategi jual-beli yang tepat sesuai situasi pasar.
8 Poin Penting yang Perlu Diketahui:
1. Harga emas Antam hari ini untuk 1 gram mengalami selisih Rp43.000 antara harga beli dan jual.
2. Pecahan besar seperti 100 gram ditawarkan dengan harga beli Rp189,6 juta dan harga jual Rp181,9 juta.
3. Emas keluaran lebih lama (2018–2019) memiliki harga jual lebih rendah dibanding tahun terbaru.
Baca Juga:
4. Harga dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar dan permintaan logam mulia.
5. Tidak semua harga berlaku jika terdapat kerusakan fisik pada emas, sehingga penting menjaga kondisi barang.
7. Kondisi ekonomi global, nilai tukar rupiah, dan inflasi turut mempengaruhi fluktuasi harga emas.
8. Emas bersertifikat resmi seperti Antam lebih dipercaya dan mudah dijual kembali dibandingkan non-sertifikat. (*)