SOKOGURU - Punya modal terbatas tapi ingin punya usaha yang langsung diserbu pembeli? Tren kuliner memang nggak ada habisnya, dan salah satu yang sedang booming adalah Jelly Straw.
Terinspirasi dari jajanan viral di Thailand, bisnis ini terbukti menarik perhatian karena tampilannya yang unik dan modalnya yang sangat ramah di kantong.
Berikut adalah alasan mengapa kamu harus melirik peluang usaha ini sekarang juga!
Kenapa Harus Jelly Straw?
Salah satu kunci sukses usaha kuliner kekinian adalah aspek visual dan pengalaman saat menyantapnya. Jelly straw menawarkan keduanya.
Bukan sekadar makan agar-agar biasa, pelanggan akan merasakan sensasi menarik jelly keluar dari sedotan yang memberikan pengalaman seru (experience-based eating).
Inilah yang seringkali membuat orang berhenti sejenak dan akhirnya membeli karena penasaran.
Modal Minim, Bahan Mudah Didapat
Alasan utama mengapa bisnis ini bisa dijalankan hanya dengan modal sekitar Rp5 jutaan adalah kesederhanaan bahan bakunya. Kamu hanya memerlukan:
1. Bubuk jelly berbagai rasa dan warna.
2. Sedotan plastik tebal (sebagai cetakan sekaligus alat makan).
3. Cup kecil atau plastik kemasan untuk penyajian yang higienis.
Hanya dengan modal ratusan ribu untuk bahan baku, kamu bisa menghasilkan puluhan hingga ratusan porsi setiap harinya.
Potensi Keuntungan yang Menggiurkan
Mari kita bicara angka. Jika satu porsi jelly straw dijual dengan harga Rp5.000 hingga Rp10.000, margin keuntungan yang kamu dapatkan bisa sangat tinggi. Karena biaya produksinya rendah, titik balik modal (BEP) bisa dicapai dalam waktu yang relatif singkat.
Dengan tampilan warna-warni yang menggoda mata dan aksi "tarik jelly" yang Instagrammable, promosi di media sosial seperti TikTok atau Instagram akan jauh lebih mudah dan efektif. (*)