SokoBisnis

BSI dan GAHC Australia Siapkan Sertifikat Halal untuk UMKM, Target Ekspor Makin Dekat!

BSI menggandeng GAHC Australia fasilitasi 10.000 sertifikat halal bagi UMKM Indonesia untuk dorong ekspor produk halal ke pasar global, khususnya Australia.

By Deri Dahuri  | Sokoguru.Id
04 Juli 2025
<p>PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi menjalin kemitraan strategis dengan lembaga sertifikasi halal asal Australia, Global Australian Halal Certification Pty. Ltd. (GAHC).(Dok.BSI)</p>

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi menjalin kemitraan strategis dengan lembaga sertifikasi halal asal Australia, Global Australian Halal Certification Pty. Ltd. (GAHC).(Dok.BSI)

SOKOGURU, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi menjalin kemitraan strategis dengan lembaga sertifikasi halal asal Australia, Global Australian Halal Certification Pty. Ltd. (GAHC). 

Kerja sama ini bertujuan mendorong produk halal Indonesia, khususnya dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa menembus pasar ekspor global yang kian kompetitif.

Menurut data Australian Bureau of Statistics 2021, populasi Muslim di Australia mencapai 813.000 jiwa atau 3,2% dari total penduduk. 

Baca juga: Kemendag Jalin Kerja Sama dengan Lembaga Halal Australia GAHC, Perkuat Potensi Ekspor Produk Halal

Sebagai negara yang ramah terhadap wisatawan muslim, permintaan produk halal di Australia terus meningkat. 

Bahkan, impor produk halal di negara tersebut diperkirakan mencapai USD 8,13 miliar pada 2024, tumbuh sebesar 14,13% per tahun.

Indonesia Tempati Posisi Ketujuh Pemasok Produk Halal ke Australia

Sementara itu, Indonesia berada di posisi ke-7 sebagai pemasok produk halal ke Australia dengan pertumbuhan ekspor mencapai 29,96% per tahun. 

Baca juga: BSI Dorong Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia Lewat Bank Emas dan Ekosistem Halal

Tak hanya itu, pasar global untuk produk halal juga semakin luas dengan nilai mencapai USD 1,3 triliun pada 2024.

Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia. 

“Kerja sama ini akan memfasilitasi pemberian sertifikasi halal Australia bagi pelaku UKM binaan BSI yang memiliki produk unggulan dan berpotensi ekspor,” ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (4/7/2025)..

Langkah ini juga merupakan dukungan terhadap program “UMKM BISA Ekspor” dari Kementerian Perdagangan. 

Baca juga: BSI International Expo 2025 Siap Hadirkan Maher Zain dan Pameran Halal Terbesar di Jakarta

Anton menyebut kerja sama ini mencakup berbagai aktivitas penting, mulai dari fasilitasi penerbitan sertifikat halal Australia, pendampingan teknis, workshop standar halal di Australia, hingga promosi dan business matching.

Yang menarik, kerja sama ini membuka akses bagi UMKM terhadap alokasi 1.000 sertifikat halal Australia, hasil kolaborasi GAHC dengan Kementerian Perdagangan RI. 

Targetkan 10.000 Sertifikasi Halal untuk UMKM

BSI menargetkan ke depan akan ada tambahan hingga 10.000 sertifikat halal untuk UMKM.

“Kami ingin pelaku UMKM Indonesia percaya diri bersaing di pasar ekspor. Sertifikasi halal global adalah kunci naik kelas dan menjadi pemain utama dalam industri halal dunia,” tegas Anton.

Baca juga: BSI International Expo 2025 Hadirkan Lebih dari 100 MKM Halal , Targetkan 50 Ribu Pengunjung!

Kolaborasi ini diluncurkan bertepatan dengan BSI International Expo 2025, yang menjadi ajang strategis mempertemukan pelaku industri halal lokal dan internasional. 

BSI terus memperluas jejaring global dan memperkuat peran Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap UMKM, BSI telah mendampingi ribuan pelaku usaha melalui BSI UMKM Center di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. 

Selain itu, program unggulan seperti Talenta Wirausaha BSI dan BSI Aceh Muslimpreneur juga terus digalakkan. 

Hingga kini, BSI telah memberikan sertifikasi halal kepada lebih dari 862 UMKM, dan angka tersebut ditargetkan meningkat drastis melalui kerja sama ini.(*)