Ekonomi

DPR RI Apresiasi Peningkatan Ekspor Perdagangan Kabupaten Gianyar, Bali

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima memberikan apresiasi kepada Kemendag dan Kemenkop UKM atas adanya peningkatan ekspor perdagangan di Kabupaten Gianyar, Bali,

Salah satu andalan produk yang diekspor Kabupaten Gianyar, Bali, adalah perhiasan. (Dok.industry.co,id)

WAKIL Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima memberikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) atas adanya peningkatan ekspor perdagangan di Kabupaten Gianyar, Bali, di tengah Kondisi geopolitik global yang semakin tak menentu.

 

Sebagaimana diketahui bahwa kondisi ekonomi global hingga saat ini masih tidak menentu yangdimana hal ini memberikan dampak kepada hampir seluruh sektor, salah satunya yakni ekonomi dan iklim investasi. 

 

Baca juga: Kemendag dan BEDO Luncurkan Program NEXT untuk Dorong Ekspor Produk Perkebunan

 

 "Tadi sudah disampaikan oleh kementerian terkait bahwa ada peningkatan ekspor di wilayah Bali. Termasuk (di) Gianyar," kata Aria sebagaimana dilansir situs DPR RI usai memimpin Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi VI DPR RI ke Kabupaten Gianyar, Bali, Senin (22/4).

 

Baca juga: Kementan Lepas Ekspor Kelor, Kelapa, Teh ke Tingkok, Yordania, Turki dan Rusia

 

Dengan total keseluruhan volumenya yaitu relatif lebih baik di dalam situasi ekonomi dunia yang mulai tidak penentu ini," jelasnya.

 

Baca juga: Daya Saing Produk UMKM Naik, Nilai Ekspor Ekraf Ditargetkan 28 Miliar Dolar AS

 

Politikus Fraksi Partai Indonesia Perjuangan (F-PDIP) ini juga menyampaikan bahwa dengan adanya kunker ini, Komisi VI DPR ingin tahu betul secara langsung apa yang disampaikan oleh Kemenkop UKM, Kemendag, tentunya hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi di Bali, khususnya di Kabupaten Gianyar.

 

Perlu Sinergi Kemenkop UKM dan Kemendag

 

Oleh karena itu. Aria juga ingin menegaskan bahwa dalam situasi yang masih tidak menentu ini diperlukan adanya peran sinergi antara Kemendag dan Kemenkop UKM di tingkat pusat dengan dinas-dinas, baik di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota di Bali sebagai bentuk mengoptimalkan koordinasi. (SG-2)