BERITA
Tangan Ajaib Pembuat Seblak Kering Cita Rasa Tinggi
Meski produksinya tidak banyak, cemilan olahan Djah sendiri sudah masuk ke supermarket. Misalnya Griya Sumedang dan Cinunuk. Seblak kering yang cocok dijadikan cemilan ini diberi harga mulai dari Rp. 15.000 saja dan kini dapat dibeli langsung di kegiatan Sumedang UMKM Expo dan Gelar Budaya 2022.
OlehRauf Muhammad
08 Agustus 2022 08:03
featured image
Djah bersama produk seblak kering di stand Sumedang Utara, Sumedang UMKM Expo

Berkat tangan ajaib Djah yang berasal dari Kec. Sumedang Utara, seblak kering dengan cita rasa tinggi tercipta. Sebelum melahirkan seblak kering, Djah sempat mengunjungi Garut.

“Awalnya dulu main ke Garut. Di sana ada yang buat seblak kering,” tutur Djah, “ponakan saya bilang kalau saya bisa membuat seblak kering yang enak. Setelah itu saya coba buat,” jelasnya.

Pembuatan seblak kering ini tidak langsung sukses. Djah mengaku perlu waktu cukup lama untuk mendapatkan rasa yang khas seperti sekarang. Bahkan di percobaannya yang pertama, seblak yang digoreng kering ini terasa keras.

“Pembuatannya digoreng seperti biasa dengan minyak yang cukup banyak dan tidak terlalu panas. Entah kenapa seblak buatan ibu tidak sampai mengembang seperti kebanyakan seblak kering di pasaran,” ungkapnya.

Selain seblak kering, Djah juga memproduksi cemilan lain seperti sistik, kripik pisang, dan rujak serut. Namun, tetap saja yang menjadi unggulan ada pada seblak keringnya.

Djah berkisah bahwa usahanya dimulai sekitar 2010. Produksi cemilannya dibuat sendiri bersama keluarganya. Jika pemesanan sedang banyak, kerabatnya akan diminta bantuan. Namun, peracikan bumbu tetap dilakukan oleh Djah. “Kalau diserahkan ke orang, nanti rasanya bisa beda. Padahal khasnya ada di sana,” jelas Djah.

Oleh karena bumbu racikannya dibuat sendiri, olahan Djah dapat bertahan sekitar 2 bulan. Meskipun dapat bertahan cukup lama, produksinya tidak secara besar-besaran. Produksi dalam jumlah yang besar biasanya dilakukan untuk pemesanan yang banyak. “Paling banyak bisa sampai 10 kg, itu pun ibu produksi sendiri,” ungkap Djah.

Meski produksinya tidak banyak, cemilan olahan Djah sendiri sudah masuk ke supermarket. Misalnya Griya Sumedang dan Cinunuk. Seblak kering yang cocok dijadikan cemilan ini diberi harga mulai dari Rp. 15.000 saja dan kini dapat dibeli langsung di kegiatan Sumedang UMKM Expo dan Gelar Budaya 2022.


Editor Sokoguru: Ahmad Yunus