BERITA
Pakar Kuliner, Wiliam Wongso Jadi Perancang Jamuan KTT G20
Yuk, intip sajian makanan yang dibuat khusus oleh Chef Wiliam Wongso untuk para delegasi KTT G20.
OlehSalsabilla Ramadhanty
21 November 2022 04:15
featured image
sumber: detikfood.com

Sokoguru.id - Tahukah kamu, pakar kuliner Indonesia Wiliam Wongso dipilih jadi orang yang dipercaya merancang menus jamua untuk pimpinan serta delegasi KTT G20 di Bali saat ini.

Ia menceritakan pengalamannya menjadi orang yang mempersiapkan hidangan di acara KTT G20, yang sudah dilaksanakan sejak Februari 2022 lalu.

"Ada dua menu yang disajikan, yaitu untuk working lunch dan welcoming dinner," ucap Wiliam.

Ia kemudian menambahkan bahwa persiapan hidangan ini dilakukan dengan sangat kuat dan matang dibawah pengawasan yang juga ketat.

Dari mulai pemilihan bahan dasar yang digunakan, proses pembuatan menu, proses masak memasak hingga percobaan makanan oleh pasukan pengaman presiden (paspampres).

"Kita melalui beberapa kali uji coba, sambil dicoba juga oleh paspampres, akrena itu sangat penting. Keamanan pangan yang digunakan sangat penting sekali," jelas Wiliam.

Ada pun sajian yang dipersembahkan di acara KTT tergologn ke dalam dua kategori yaitu vegetarian dan non-vegetarian.

Hal tesebut dilakukan untuk memberikan variasi bagi para pemimpin serta delegasi yang memiliki masalah alergi maupun yang tidak mengonsumsi makanan tertentu.

"Vegetarian dan non-vegetarian itu memang standarnya dan di masing-masing kategori tersebut juga masih ada permintaan khusus yang datang," ucapnya.

Permintaan khusus tersebut datang dari beberapa delegasi yang misalya tidak bisa makan makanan laut juga ada yang tidak mengonsumsi kacang-kacangan. Juga ada yang tidak konsumsi makanan mentah.

Wiliam juga mengatakan, bahwa untuk menyajikan makanan sebanyak 500 porsi bukanlah merupakan tugas yang mudah. Maka dari itu, jenis makanan hingga teknis penyajian dalam piring pun disajikan sederhana.

"Ini bukan acara pesta perkawinan atau pun ulangtahun, jadi makanannya sesuai dengan yang punya acara," jelas Wiliam.

Editor Sokoguru: Ahmad Yunus