BERITA
KWT Mekar Arum Hasilkan Kopi Specialty dengan Skor Akhir 84
Kelompok Wanita Tani yang berfokus pada pengolahan kopi sejak 2015 ini hanya mengolah kopi dengan kualitas specialty. Skor 84 untuk kopi Fullwash menjadi bukti konsistensi KWT Mekar Arum dalam memproduksi kopi dengan kualitas terbaik.
OlehRauf Muhammad
21 Juni 2022 07:27
featured image

sokoguru.id—Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Arum sudah memulai panen kopi tahun ini sejak bulan Mei. Kopi yang diolah oleh KWT Mekar Arum ini berasal Gunung Manglayang di sisi bagian timur.

“Semua kopi yang kami terima di rumah pengolahan harus petik merah, karena kami hanya memproduksi kopi specialty,” ungkap Lilis Ciyarsih, ketua KWT Mekar Arum.

Lilis bersama KWT Mekar Arum mengolah kopi dengan proses Fullwash, Natural, Honey, dan Natural Wine. Tahun ini, KWT Mekar Arum difasilitasi Dinas Perkebunan Jawa Barat untuk mengirimkan sampel kopi ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (PUSLITKOKA).

“Disbun Jabar ngambil sampel ke KWT Mekar Arum. Hanya satu sampel yang difasilitasi untuk dinilai kualitasnya di PUSLITKOKA,” terang Lilis.

Kopi yang Lilis pilih untuk dikirim sebagai sampel adalah kopi Fullwash. Kopi Fullwash itulah yang mendapatkan skor akhir 84 dari PUSLITKOKA.

“Alhamdulillah ada peningkatan skor dari tahun kemarin. Dari 82,86, sekarang jadi 84,25,” kata Lilis.

Kopi Fullwash dipilih Lilis karena kopi inilah yang paling banyak diproduksi oleh KWT Mekar Arum. Kopi ini juga yang paling diminati oleh konsumen.

“Sekarang kopi Fullwash yang sudah jadi green bean ada 2 kuintal, itu juga sudah mau habis. Tapi masih ada beberapa yang dijemur. Kira-kira sampai akhir panen totalnya ada 4-5 kuintal,” pungkas Lilis.

Green bean proses fullwash hasil produksi KWT Mekar Arum ini dibanderol Rp. 100.000,- per kilogramnya. Skor 84,25 ini akan menjadi janji kualitas terbaik yang dihasilkan kopi KWT Mekar Arum.

Editor Sokoguru: Ahmad Yunus