BERITA
Emping Singkong Pembawa Berkah
Bagi Wawang, owner Emping Singkong Ri&Ci, bisnis yang baik adalah bisnis yang bisa memberi manfaat. Ia membuktikannya dengan membangun Ri&Ci menjadi produk camilan yang disukai masyarakat. Tak hanya itu, Ri&Ci mampu membuka lapangan pekerjaan baru yang terus berkelanjutan.
OlehRauf Muhammad
02 Agustus 2022 14:31
featured image
Wawang dengan produk emping singkong Ri&Ci, di Sumedang UMKM Expo & Gelar Budaya

sokoguru.id—Di balik kesuksesan emping singkong produksi Ri&Ci, terdapat perempuan kuat bernama Wawang. Ialah yang meracik resep istimewa emping singkong Ri&Ci.

“Alhamdulillah produk emping singkong manis pedas banyak yang suka, dan sempat masuk ke pasar modern di Sumedang dan Bandung,” ungkap Wawang saat mengikuti sesi foto produk bersama sokoguru, dalam helatan Sumedang UMKM Expo & Gelar Budaya 2022.

Wawang berkisah, pada mulanya ia mengikuti pelatihan pengolahan makanan di Balai Latihan Kerja (BLK) Sumedang, lebih dari 20 tahun silam. Kemudian Wawang melihat potensi singkong yang banyak tersebar di sekitar rumahnya.

“Dulu singkong itu melimpah, tapi tidak ada yang mengolah. Akhirnya saya sama almarhum suami mencoba membuat cemilan berbahan singkong,” terang Wawang, “kan dulu saya belajar di BLK, jadi tahu berbagai cara pengolahan makanan,” lanjutnya.

Di tangan Wawang, Singkong bisa disulap menjadi cemilan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Selain memiliki rasa yang nikmat, emping singkong Ri&Ci juga tidak menusuk saat digigit.

“Saya juga bikin bumbu tabur sendiri, tidak pakai yang ada di pasaran. Singkong juga diproses lebih panjang. Singkong direbus dulu agar empuk, baru dipotong jadi tipis-tipis,” jelas Wawang.

Kini keterampilan itu tidak hanya dimiliki oleh Wawang seorang. Ia mengajarkannya kepada tetangga dan sanak saudara, sehingga kini ia bisa mempekerjakan 20 rumah tangga untuk memproduksi emping singkong.

“Saya senang bisa membantu orang. Saya ajarkan kepada tetangga cara pengolahan singkong sampai setengah jadi. Baru dikemas lagi di rumah produksi saya,” kata Wawang, “alhamdulillah sekarang produksi bisa mencapai 1,5 ton singkong dalam seminggu, yang dikerjakan oleh 20 rumah tangga di sekitar rumah saya,” lanjutnya.

Bagi Wawang, bisnis yang baik adalah bisnis yang bisa memberi manfaat. Ia membuktikannya dengan membangun Ri&Ci menjadi produk camilan yang disukai masyarakat. Tak hanya itu, Ri&Ci mampu membuka lapangan pekerjaan baru yang terus berkelanjutan.

Editor Sokoguru: Ahmad Yunus